Manufacturing Number in Bill of Materials
Di dalam proses manufaktur terkadang mengalami masalah yang
tidak kita inginkan, proses produksi bisa saja terhambat karena kurangnya
fasilitas atau property perusahaan untuk menunjang proses tersebut, salah satu
contoh dari saya adalah penggabungan proses manufacturing atau assembly part
yang seharusnya di kerjakan di dalam pabrik, tetapi dialihkan keluar(vendor) ,
penggabungan part atau komponen ini dapat dilakukan baik secara system maupun
secara ordering. Lalu bagaimana cara mengimplementasikan ke dalam bill of materials..?
Setiap komponen atau part memiliki part nomor yang
berbeda-beda, kita dapat gabungkan part nomor tersebut dengan format part nomor
yang akan kita buat atau bila perlu di bakukan format nomor gabungan tersebut,
nomor gabungan tersebut biasa di sebut dengan Manufacturing Part Number (MFG
p/no).
Tidak terlalu banyak kasus seperti ini di temukan, tetapi
tetap perlu di perhatikan karena bila mengganggu proses produksi akan
menimbulkan masalah.
Kita ambil contoh : penggabungan komponen pada proses
welding , terdapat 2 buah komponen yaitu plate dan nut(mur) dengan menggunakan
proses spot welding . spot welding adalah penggabungan part atau
komponen tanpa di las, melainkan dipanaskannya salah satu part lalu di
gabungkan menjadi satu.
# p/no plate(plat besi) : 123456-1012
# p/no nut(mur) : 123456-1212
Penggabungan p/no dapat kita buat seperti contoh
berikut menjadi : 123456-W001
Dengan catatan part nomor tersebut memiliki anak atau child
part dari kedua p/no diatas tadi,dan di dalam struktur bill of materials hanya
sebagai informasi saja.









2 komentar:
mas bisa lebih di perjelas gk ttg bill of material
Terima kasih anda telah berkomentar di blog saya,
coba anda terlebih dahulu membaca konsep dasar tentang bill of materials,di sini : http://bom4mfg.blogspot.com/2012/10/konsep-dasar-bill-of-material-untuk.html
dan mohon untuk pertanyaannya lebih spesifik lagi, bila anda menanyakan tentang postingan ini : Manufacturing Number in Bill of Materials, intinya adalah jika anda membeli suatu barang/komponen lebih dari satu tetapi ada proses penggabungan/penyatuan barang/komponen dan jika vendor/supplier nya sama, anda dapat memesan barang tersebut berikut prosesnya, jika sebelumnya anda membeli terpisah, hal ini sangat membantu dalam mengurangi waktu dan tempat kerja di perusahaan anda.
Posting Komentar